Meski kini tengah bergulat bertahan di kompetisi sepakbola kelas dua Inggris,Wolverhampton Wanderers justru sukses menjaring sosok pendukung baru nan tenar Mike Tyson.
Musim ini Wolves harus tampil di kancah Championship setelah terdegradasi dari Liga Primer Inggris. Sejak promosi di musim 2008-2009 baru sekarang Wolves tampil lagi di Championship.
Tim yang bermarkas di Molineux Stadium ini bahkan terancam tampil di kasta yang lebih rendah. Pada pekan ke-31 kompetisi Championship, Wolves masih tercecer di posisi 21, satu peringkat di zona maut dengan raihan angka setara dengan tim posisi teratas zona merah.
Kondisi ini membuat manajer Wolves, Dean Saunders berusaha membakar semangat para pemainnya dengan membandingkan prestasi Wolves ketika menjuarai Championship musim 2008-2009 lalu dan saat ini, lalu menyamakannya dengan Tyson.
Pada satu tahap dalam kariernya Mike Tyson tidak terkalahkan tapi tiga tahun kemudian semua orang mengalahkannya.
Kata-kata Saunders itu tak luput dari perhatian Big Joe Egan, rekan sparring Tyson asal Birmingham Inggris. Ia menyampaikan komentar Saunders ke Tyson yang lalu bersimpati dengan Wolves dan jadi fans dadakan.
Menurut Tyson di Birmingham Mail, Saunders benar tentang dirinya. Berawal dari yang terhebat di dunia ia menuju tempat yang sangat buruk, namun kini ia sudah kembali.
Tyson mungkin baru akan ke Inggris akhir tahun nanti, tapi Joe terus memberinya informasi mengenai perkembangan Wolverhampton. Ketika Tyson datang ke Inggris, ia ingin melihat mereka beraksi.
No comments:
Post a Comment