Oscar Pistorius, seorang atlet Paralimpik, diduga menembak mati kekasihnya yang dikira seorang maling. Oscar adalah atlet Paralimpik yang mencetak sejarah pada Olimpiade London tahun lalu.
Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Olimpiade diikuti oleh atlet yang kedua kakinya sudah diamputasi.
Dan atlet itu adalah Pistorius.
Beberapa bulan setelah cerita heroik di London itu, Pistorius mempunyai cerita kelam di Pretoria, Afrika Selatan. Kekasihnya yang bernama Reeva Steenkamp ditemukan mati dirumahnya. Ia tertembak dibagian kepala dan lengan.oritas
Pihak otoritas yang mendapatkan kabar langsung mendatangi tempat kejadian. Seorang pria berusia 26 tahun ditangkap, diduga kuat itu adalah Pistorius.
Radio 702 mengabarkan bahwa diduga Pistorius melepaskan tembakan karena mengira Steenkamp adalah maling atau penyusup yang masuk ke dalam rumahnya. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 3 dinihari.
Juru bicara kepolisian mengatakan mereka menerima telepon dan langsung mendatangi tempat kejadian. Panggilan itu berasal dari orang lain, bukan dari pria yang ditangkap, ingga kini kejadian itu masih diselidiki. Demikian dilansir Guardian.
Pistorius lahir dengan tidak memiliki fibula, tulang terluar dan paling kecil dikaki. Kondisi tersebut mengharuskan dia menjalani operasi amputasi di antara lutut dan pergelangan kaki saat usianya baru 11 bulan.
Tahun 2008 ia punya ambisi besar lolos Olimpiade Beijing. Rencana keikutsertaannya saat itu sempat dihalangi IAAF (organisasi atletik dunia) dengan alasan Pistorius justru bisa membahayakan dirinya sendiri dan kontestan lain terkait penggunaan 'Flex-Foot Cheetah'. Meski kemudian tetap boleh ikut kualifikasi, Pistorius akhirnya gagal lolos.
Dan di London 2012 dia akhirnya punya kesempatan unjuk gigi. Selain tampil di 400 meter individual, atlet berjuluk 'Blade Runner' dan 'manusia tanpa kaki tercepat' itu juga berlaga di 4x400 estafet putra.
No comments:
Post a Comment